Powered By Blogger

Kamis, 29 November 2012

PAN Merakyat, Hatta for Presiden


*Tagline Capres PAN

MAKASSAR, FAJAR--Keinginan Partai Amanat Nasional (PAN) mendorong Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa sebagai calon presiden (capres) di pilpres 2014 mendatang mulai intens disosialisasikan kader PAN.
Begitu juga kader DPW PAN Sulsel. Bahkan sosialisasi pencapresan Hatta Rajasa di pilpres 2014 mendatang, menjadi salah satu agenda penting yang akan dibahas dalam rapat kerja wilayah (rakerwil) DPW PAN Sulsel di Hotel Singgasana, 1-2 Desember mendatang.
Namun, Hatta Rajasa belum ada kepastian apakah memiliki waktu menghadiri rakerwil DPW PAN Sulsel ini. Sejauh ini belum ada jawaban resmi dari Hatta soal kesiapannya menghadiri rakerwil tersebut. "Pak Ketua (Ashabul Kahfi) saat ini sudah berada di Jakarta untuk menanyakan kesiapannya. Tapi saya belum dapat informasi. Tadi dua kali saya kontak tapi teleponnya sedang tidak aktif," kata Ketua Panitia Rakerwil DPW PAN Sulsel, Jamaluddin Djafar, Rabu, 28 November.
Agenda utama dalam rakerwil DPW PAN Sulsel ini adalah konsolidasi dalam rangka pemilu 2014 mendatang, utamanya bagaimana mencapai target di pileg mendatang. Begitu juga agenda sosialisasi Hatta sebagai capres PAN.
Jamaluddin mengaku DPW PAN sudah mengirim surat ke DPP PAN dalam rangka mempertanyakan kesiapan ketua menghadiri rakerwil yang rencananya akan dibuka cagub PAN di pilgub Sulsel 2013, Syahrul Yasin Limpo. Namun sampai saat ini belum ada kepastian yang diberikan Hatta. Kesibukan sebagai menteri menjadi alasan Hatta belum memberikan kepastian.
Dia mengaku, PAN sudah memiliki tagline yang akan diisukan di masyarakat terkait pencapresan Hatta ini. Tagline itu yakni PAN Merakyat, Hatta for Presiden. "Tagline inilah yang akan terus kita sosialisasikan di tengah masyarakat terkait pencapresan ketua kita," lanjut Jamaluddin.
Dalam rakerwil ini, PAN Sulsel akan menekankan kepada setiap kader PAN di 24 kabupaten/kota di Sulsel, untuk memperkenalkan tagline ini di masyarakat, termasuk memasang tagline ini setiap ada baliho yang dikeluarkan kader PAN.
"Agenda lain tentu kita akan membahas bagaimana memenangkan pasangan cagub Sulsel yang diusung PAN di pilgub. Bagaimana bentuk penekanannya akan kita bahas di rakerwil nanti," paparnya. (hamsah umar)

Tidak Terdaftar, Warga Bisa Mencoblos


*Pemaparan Visi Misi 5 Januari

MAKASSAR, FAJAR--Masyarakat Sulsel yang memiliki hak pilih namun tidak ada dalam daftar pemilih tetap (DPT), tidak perlu khawatir tidak bisa memilih. KPU Sulsel akan memberikan perlakukan khusus dengan tetap mengakomodir untuk menyalurkan hak politiknya.
Namun, warga yang bisa ikut mencoblos ini hanya mereka yang sempat terdata dalam daftar pemilih sementara (DPS). Mereka yang tidak ada dalam DPS dan DPT tidak akan diakomodir oleh KPU untuk menyalurkan suaranya pada pilgub 22 Januari 2013 nanti.
Ini sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No.15 tahun 2010, Pasal 17 ayat (1) dan ayat (2). Dalam peraturan itu disebutkan bahwa warga yang tidak terdaftar dalam DPT, tapi ada dalam DPS bisa memilih dengan hanya menggunakan KTP. "Jadi hanya yang ada di DPS bisa diakomodir kalau tidak ada di DPT. Selebihnya tidak ada lagi toleransi," kata Ketua KPU Sulsel, Jayadi Nas, Rabu, 28 November.
Bagaimana dengan warga yang pernah terdaftar dalam DP4, Jayadi menyebut tidak ada peraturan yang mendukung untuk mengakomodasi mereka yang ada namanya dalam DP4. KPU sendiri memastikan, daftar nama yang terdaftar dalam DP4 yang kemudian dicoret tidak akan ada kekeliruan. Proses verifikasi yang dilakukan penyelenggara pemilu tingkat bawah sudah maksimal.
Sementara itu, anggota KPU Sulsel, Lomba A Sultan terpisah menyatakan tahapan paling dekat KPU Sulsel dalam pilgub adalah kampanye yang dijadwalkan berlangsung 5-18 Januari mendatang. Sebelum tahapan itu berlangsung, KPU Sulsel akan menggelar bimbingan teknik (bintek) tata cara penanangan pelanggaran kampanye.
Bimbingan teknik yang melibatkan Devisi Hukum KPU dan Subag Hukum Sekretariat KPU ini akan berlangsung 29-30 November di Hotel Banua Makassar. Bimbingan teknik ini dilakukan agar anggota KPU maupun staf hukum KPU memiliki pemahaman bagaimana menangani pelanggaran kampanye yang dilakukan pasangan calon atau pun tim kampanye calon.
"Kegiatan ini akan kita gelar selama dua hari. Pesertanya komisioner dan staf KPU se-Sulsel. Ini bagaimana memberikan pemahaman dan gambaran kita terhadap pelanggaran kampanye yang mungkin dilakukan calon," kata Lomba.
Kampanye yang dijadwalkan awal Januari mendatang ini dimulai dengan pemaparan visi-misi tiga cagub Sulsel di hari pertama di DPRD Sulsel. "Pemaparan visi misi tiga pasangan cagub ini adalah kegiatan DPRD Sulsel, dimana pemaparan itu dilakukan dalam rapat pleno," kata Lomba. (hamsah umar)

Call Centre IA Bebas Langsung ke Aziz


*Ilham: Pidanakan Kami Kalau Tidak Berjalan

MAKASSAR, FAJAR--Niat baik pasangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA), melayani hak dasar masyarakay melalui program sembilan bebas tidak main-main. Begitu seriusnya, layanan call centre Kartu Semangat Baru ini ditangani langsung Aziz.
Juru bicara Ilham-Aziz, Selle KS Dalle menjelaskan bahwa nomor yang dijadikan call centre IA bebas dipegang langsung oleh Aziz, sehingga masyarakat Sulsel yang membutuhkan pelayanan dari kartu bebas ini, bisa menyampaikan langsung kepada Aziz termasuk kendala yang dihadapi.
"Jadi call centre Kartu Semangat Baru ini langsung menggunakan nomor ustad Aziz. Kenapa seperti itu, karena pasangan ini serius untuk memberikan pelayanan dan mengsejahterakan masyarakat Sulsel melalui pelayanan gratis itu," kata Selle.
Hingga saat ini, jumlah warga Makassar yang mendatangi Media Centre IA di Jalan Boulevard Makassar terus berdatangan untuk mendapatkan kartu bebas ini. Selain itu, tim IA juga sudah mulai membentuk posko di kabupaten/kota berbasis kecamatan. Sudah ada ratusan ribu kartu bebas IA yang telah diperoleh masyarakat Sulsel.
Kemarin, ratusan warga yang sedang mengantre di MC IA tidak mampu menyembunyikan kegembiraannya saat Ilham menyempatkan diri menyambangi poskonya itu. Warga spontan bersorak dan meneriakkan "hidup Ilham-Aziz, hidup  nomor satu".  Mayoritas ibu rumah tangga ini bahkan berdesakan ingin menyalami Ilham. "Mohon sabar antrenya ya, Insya Allah semua kebagian," sapa Ilham.
Di tempat ini, Ilham menegaskan kartu IA bebas ini otomatis berlaku setelah terpilih jadi gubernur 22 Januari mendatang. "Jadi program 9 Bebas ini bukan janji politik. Tapi ini adalah kontrak politik antara kami dengan seluruh rakyat Sulsel. Semua bisa melihat salah satu sisi kartu ini terdapat foto serta tanda tangan saya bersama Pak Aziz. Jadi silahkan pidanakan kami berdua jika dalam pemerintahan kami kelak ternyata program  ini tidak berjalan," kata Ilham.
Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional ( BM PAN ), Yandri Susanto mengapresiasi peluncuran Kartu Semangat Baru di Sulsel. Apresiasi ini diungkapkan usai melantik DPW DPW BM PAN Sulsel di Menara Bosowa Selasa lalu. " Kartu ini sangat bagus. Itu kerja riil yang akan di  wujudkan Pak Ilham dan Pak Aziz . Saya melihatnya  sebagai program paling bagus di antara semua calon gubernur yang ada di sulsel," ucap Yandri.
Yandri yang juga anggota Komisi II DPR RI mengajak seluruh rakyat Sulsel untuk mewujudkan program ini, dengan memenangkan pasangan Ilham-Aziz. "Rakyat harus mendukung calon nomor satu. Program yang ditawarkan sangat memudahkan kehidupan  rakyat ke depan. Didalamnya  ada pelayanan , ada kerja kongkret karena langsung menyentuh kebutuhan  rakyat yang paling bawah. Jadi kerja  riil untuk mensejahterakan rakyat sulsel. Kami yakin, Inilah sebenarnya yang  menjadi kebutuhan Sulsel hari ini," pungkasnya. (hamsah umar)

Garuda-Na Ingin Jadikan Parepare Kota Ekonomi


MAKASSAR, FAJAR--Kota Parepare yang merupakan salah satu kota yang memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan ekonomi Sulsel. Itu karena daerah ini menjadi satu-satunya daerah yang memiliki pelabuhan ekspor dan impor selain Makassar.
Namun, potensi besar yang dimiliki kota kelahiran mantan Presiden RI, BJ Habibie ini kurang dimaksimalkan pemprov Sulsel, karena tidak memberikan dukungan maksimal kepada daerah ini. Mestinya, daerah ini sudah menjadi kota ekonomi di Sulsel setelah Makassar.
"Parepare adalah kota yang punya potensi besar untuk mendukung pembangunan Sulsel karena ada pelabuhan ekspor dan impor. Namun tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh pemprov. Kejayaan Parepare harus dikembalikan sebagai kota ekonomi setelah Makassar," ujar cagub Sulsel, Andir Rudiyanto Asapa, saat menggelar sosialisasi di daerah ini, Rabu, 28 November.
Parepare sudah seharusnya dijadikan kawasan pengembangan ekonomi terpadu. Ini bisa dilakukan kalau pemprov memberi motivasi dan dukungan ke daerah ini. Dengan menjadikan Parepare sebagai kota ekonomi, barang ekspor tidak perlu lagi dibawa ke Makasssar tapi cukup dikemas dengan baik di Parepare.
Paling tidak, hal ini bisa mengurangi biaya pengangkutan barang. Caranya dengan dengan menghadirkan industri pengolahan di kota berjuluk Bandar Madani ini.
"Tentunya ini juga mengurangi tingkat pengangguran di Parepare dan sekiratnya karena ada industri pengolahan di sini," lanjut Rudi di hadapan ribuan masyarakat Pare yang hadir.
Pendampingnya, Nawir tidak mau ketinggalan mengajak warga Parepare untuk berubah dengan mendukung Garuda-Na, karena program Garuda-Na memihak pada masyarakat, utamanya penciptaan 3.000 pengusaha muda yang tangguh.
Setelah di Parepare, Garuda-Na melakukan sosialisasi di Pangkajene Sidrap. Didampingi Ketua Tim Pemenangan Garuda-Na Sidrap, Takiuddin Masse, Rudi mengungkapkan bahwa Sidrap akan memberikan sumbangsi suara yang besar.
Kehadiran Garuda-Na di Sidrap ini disambut meriah sedikitnya 1.500 warga Sidrap. Warga bahkan menyebut kedua sosok cagub urut 3 ini sebagai "Jarang Palarinna Sinjai dan Bakka Lolona Sawitto". Mereka juga meneriakkan Garuda-Na menang. (hamsah umar)

Selasa, 27 November 2012

16 Parpol di Sulsel Lolos Vertual


*Di Selayar Baru Empat Bersyarat

MAKASSAR, FAJAR--KPU Sulsel mengumumkan 16 partai politik (parpol) telah lolos verifikasi faktual (vertual). Hasil verifikasi KPU ini diumumkan dihadapan pengurus 16 parpol calon peserta pemilu ini di kantor KPU Sulsel, Senin, 26 November.
Pengumuman hasil verifikasi ini tentu saja disambut baik 16 parpol di Sulsel. Pasalnya, mereka tidak perlu lagi melakukan perbaikan, karena syarat yang telah ditetapkan KPU seperti keterwakilan 30 persen pengurus perempuan, domisili kantor dan kepengurusan.
"Setelah kita melakukan verifikasi, kami menyimpulkan bahwa 16 parpol yang kita verifikasi ini sudah dinyatakan memenuhi seluruh syarat yang telah ditetapkan. Jadi, bapk sudah bisa menyampaikan ke pengurus pusatnya kalau di Sulsel sudah dinyatakan lolos," kata Ketua KPU Sulsel, Jayadi Nas.
Jayadi tidak lupa meminta kepada pengurus parpol Sulsel ini untuk tetap mengawal proses verifikasi di tingkat kabupaten/kota di Sulsel. Pasalnya, KPU Sulsel menerima banyak laporan kalau masih banyak parpol di daerah yang belum memenuhi syarat yang ditentukan KPU.
Ketua KPU Makassar, Misna Hasan mengakui kalau 16 parpol yang diverifikasi di Makassar ini masih ada yang belum memenuhi syarat setelah diplenokan beberapa waktu lalu. "Kita sudah sampaikan apa saja kekurangan yang harus dipenuhi," kata Misna.
Sementara, hasil verifikasi yang dilakukan KPU Selayar terhadap 16 parpol di daerah itu memprihatinkan, Hanya ada empat parpol yang dinyatakan sudah memenuhi syarat yang ditetapkan KPU. Keempat parpol ini yakni  PKS, PKB, Nasdem, dan PPP. 12 parpol yang belum memenuhi syarat baik dari kepengurusan, keterwakilan 30 persen pengurus perempuan, dan domisili kantor dan keanggotaan.
"Parpol yang belum memenuhi syarat diberikan kesempatan melakukan perbaikan mulai 27 November hingga 3 Desember mendatang. Setelah itu, KPU kembali akan melakukan vertual hasil perbaikan yang dilakukan parpol ini antara 4-17 Desember," kata Ketua KPU Selayar, Zulfinas Indra.
Informasi yang diperoleh, masih banyaknya parpol yang belum sepenuhnya memenuhi persyaratan vertual KPU di Sulsel. Kendati, parpol ini masih memiliki waktu sekitar 20 hari ke depan untuk melakukan perbaikan atas berbagai kekurangan yang belum dipenuhi. (hamsah umar)