Powered By Blogger

Kamis, 20 Desember 2012

Syamsul Bahri Pacu Komandan di Soppeng


MAKASSAR, FAJAR--Koordinator Provinsi (Korprov) DPP Golkar untuk pemenangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) di pilgub Sulsel, Syamsul Bahri coba memacu kerja-kerja politik tim dan relawan Komandan di Soppeng.
Wakil Sekretaris Jenderal DPP Golkar ini akan mengumpulkan setidaknya 350 kader Golkar Soppeng serta relawan Komandan, dalam rangka menyemangati tim di bawah untuk bekerja lebih maksimal untuk memenangkan Sayang pada Selasa, 22 Januari mendatang. Pertemuan Syamsul dengan tim Komandan di Soppeng akan berlangsung, Kamis, 20 Desember, hari ini.
Upaya memacu kerja tim Komandan di Soppeng ini dimanfaatkan Syamsul Bahri, karena saat bersamaan melakukan reses di daerah ini. "Pak Syamsul sebagai anggota Komisi X DPR RI sedang reses di Soppeng. Kesempatan ini sekaligus dimanfaatkan untuk merapatkan tim dan relawan Sayang di Soppeng," kata staf pribadi Syamsul Bahri, Abdul Rauf Tika, Rabu, 19 Desember.
Dia menyebut, pertemuan dengan tim Komandan ini dilakukan agar kader dan seluruh elemen pendukung Sayang di Soppeng, lebih fokus bekerja memenangkan pasangan petahana ini.
"Tentu sebagai fungsionaris kita melakukansilaturahmi dengan jajaran Golkar soppeng. Saya ingin yakinkan kepada kader bagaimana menyosialisasikan Sayang utamanya prestasi yang telah dicapai di tingkat grass root. Sehingga ketika berhadapan dengan masyarakat di bawah, mereka mampu menyampaikan prestasi Sayang," kata Syamsul Bahri.
Juga, dia akan menjelaskan bagaimana perkembangan partai maupun masalah yang dihadapi di lapangan. Dia menyebut, seluruh kader dan tim Sayang di Soppeng harus menyakinkan masyarakat bahwa pilihan Golkar mengusung kembali Sayang semata-maat untuk melanjutkan target pembangunan lima tahun ke depan.
Terkait kegiatan reses sebagai anggota DPR RI, Syamsul Bahri menjelaskan reses ke daerah ini terkait upaya peningkatan minat baca masyarakat. Pihaknya kata dia sudah minta Perpustakaan Nasional untuk lebih memperbanyak buku ke daerah ini untuk diberikan ke perpustakaan daerah.
Dalam meningkatkan minat baca masyarakat, pemerintah kata dia perlu mengambil langkah strategis untuk bisa meningkatkan minat baca masyarakat utamanya di Soppeng. Di Soppeng, Syamsul Bahri akan menggelar sarasehan dengan sejumlah pihak yang dianggap punya peran meningkatkan minat baca di daerah ini.
"Kenapa Soppeng, karena selama ini saya melihat Soppeng lebih konsen terhadap masalah minat baca itu," lanjutnya. (hamsah umar)

Hadapi Pilgub-Pileg, PPP Bentuk LP2L


*Gelar Rakornis 20-21 Desember

MAKASSAR, FAJAR--DPW PPP Sulsel menyiapkan diri secara serius menghadapi berbagai even politik baik pilgub maupun pemilu legislatif (pileg) 2014. Guna memaksimalkan kerja politik, partai berlambang Kakbah ini membentuk Lajnah Pemenangan Pemilu Legislatif (LP2L).
Guna mengsinergikan kerja politik yang akan dilakukan kader, DPW PPP Sulsel akan menggelar rapat koordinasi teknis (Rakornis) dalam rangka pemenangan pilgub dan pileg 2014, 20-21 Desember. Pembukaan dilakukan di Sekretariat DPW PPP Sulsel, Jalan Sungai Saddang Baru Makassar.
"Rakornis ini ada dua agenda penting yang akan kita bahas yakni pemenangan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) di pilgub Sulsel. Sebagai partai pengusung, tidak ada cara lain selain all out kalau ingin memenangkan pasangan ini. Makanya, ini juga akan jadi penekanan kita terhadap kader," ujar Wakil Ketua DPW PPP Sulsel, Patris Sayuti, Selasa, 18 Desember.
Begitu juga, kerja politik dalam rangka menghadapi pileg 2014 sudah harus dimulai dari sekarang. Hal inilah yang mendasari dibentuknya LP2L di PPP Sulsel. Rakornis selain dihadiri seluruh anggota LP2L yang telah dibentuk masing-masing DPC kabupaten/kota di Sulsel, juga mengundang seluruh anggota fraksi PPP se-Sulsel.
PPP Sulsel ingin melihat sejauh mana kesiapan kader di bawah dalam memenangkan momen politik yang sudah ada di depan mata yakni pilgub Sulsel. Pasalnya, dukungan PPP terhadap Sayang harus dimaksimalkan melalui kerja politik.
Patris menambahkan, LP2L ini terbentuk beberapa desk ada yang khusus menangani pemenangan pemilukada baik pilgub maupun pemilukada kabupaten/kota 2013 mendatang, serta ada yang menangani khusus pemenangan pileg 2014.
Tahapan pileg yang sudah semakin dekat, tambah Patris harus disikapi dengan baik oleh seluruh kader PPP dengan mempersiapkan infrastruktur partai secara maksimal. Termasuk bagaimana mampu memenuhi target perolehan suara pada pileg 2013 pada semua tingkatan.
"Jadi setelah pertemuan ini, kader PPP kami minta sudah harus mulai jalan dari tingkat grass root dan elemen masyarakat lainnya. Pokoknya semua tingkatan harus kita garap baik untuk kepentingan pemenangan pilgub maupun pileg," tandas Patris. (hamsah umar)

PPN, PKBIB, PDP Gagal di Makassar


MAKASSAR, FAJAR--Tiga partai politik di Makassar harus menelan pil pahit. Hasil pleno KPU Makassar memutuskan mereka tidak memenuhi syarat verifikasi faktual (vertual).
Ketiga parpol yang tidak lolos vertual di Makassar ini yakni Partai Persatuan Nasional (PPN), Partai Demokrasi Pembaruan (PDP), dan Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru (PKBIB). Dari 16 parpol yang ikut verifikasi tahap pertama, hanya 13 yang dinyatakan bersyarat. Pleno terbuka digelar KPU Makassar di Hotel Grand Town pengayoman Makassar, Rabu, 19 Desember.
Pleno hasil vertual 16 parpol ini juga dihadiri oleh seluruh pengurus parpol tersebut. Juga dihadiri pihak kepolisian, Panwaslu Makassar, dan PPK se-Kota Makassar. "Ketiga parpol ini tidak lolos karena beberapa syarat yang diperlukan tidak terpenuhi," kata anggota KPU Makassar, Izzdin Idrus usai pleno.
Sekadar diketahui, yang dinilai KPU dalam vertual ini seperti ketua, sekretaris, bendahara, keberadaan sekretariat dan keanggotaan beserta kartu keanggotaannya. "Untuk 18 parpol yang kita verifikasi susulan, pleno akan digelar pada 29 Desember mendatang," tambahnya.
Pleno hasil verifikasi 16 parpol ini juga dilakukan KPU kabupaten/kota se-Sulsel. Kalau di Makassar ada parpol yang tidak lolos, tidak demikian di Bulukumba. Ketua KPU Bulukumba, Arum Spink menegaskan 16 parpol yang telah diverifikasi di daerah ini semuanya dinyatakan bersyarat.
Untuk verifikasi tingkat kabupaten/kota ini, parpol harus bisa lolos 75 persen di kabupaten/kota serta 50 persen di kecamatan. Kendati di Makassar tiga parpol tidak lolos, ketiga parpol ini bisa jadi tetap dinyatakan bersyarat ketika di daerah lain mampu lolos.
Untuk memastikan 16 parpol ini bisa lolos menjadi peserta pemilu 2014 mendatang, KPU Sulsel dijadwalkan akan melakukan pleno terbuka yang pesertanya dari KPU kabupaten/kota 22 Desember mendatang. "Pleno terbuka hasil vertual 16 parpol kita gelar 22 Desember yang diikuti 24 KPU se-Sulsel," tandas Ketua Devisi Teknis Pemilu KPU Sulsel, Ziaur Rahman Mustari.
Ketua DPW PKBIB Sulsel, Saelan Moka masih optimis partainya lolos dari Sulsel. "Memang kepengurusan PKBIB di Makassar yang sedikit kita ragukan. Tapi Insya Allah kita bisa memenuhi 75 persen,' kata Saelan Moka. (hamsah umar)        

Nikah Massal, Bukti IA Cinta Keluarga



MAKASSAR, FAJAR--Mustika Semangat Baru, salah satu tim pemenangan Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA), coba memberikan layanan bebas pada masyarakat dengan menikahkan 405 pasangan suami istri secara massal.
Pernikahan massal ala Mustika Semangat Baru ini disebut sebagai bukti IA cinta keluarga. Nikah Massal ini akan digelar, Kamis, 20 Desember.
Ketua Mustika Semangat Baru, Hj Aliyah Mustika Ilham dalam keterangan di RM Ayam Goreng Sulawesi, Jl Pattimura, Rabu, 19 Desember mengatakan,  nikah massa ini merupakan bukti nyata pelaksanaan program IA Bebas, yakni bebas biaya nikah.
Jumlah pasangan yang menikah itu disesuaikan dengan usia Kota Makassar yang ke-405. “Kita kerja sama dengan Pemkot Makassar, sehingga jumlah pasangannya juga disesuaikan,” kata Aliyah didampingi Ny Kiki Hendra.
Selain kerja sama dengan pemkot, pihaknya juga bekerja sama dengan Perum Pegadaian dan beberapa sponsor lain. Setiap pasangan, kata dia, mendapat mahar emas yang disumbangkan Pegadaian.
"Biaya nikah saat ini rata-rata Rp2,5 juta. Bagi masyarakat bawah, jumlah itu tentu cukup membebani, sehingga kami menganggap biaya nikah itu perlu dibebaskan. Ini salah satu wujud dari komitmen IA untuk membantu masyarakat kecil," kuncinya.
Juru bicara IA, Syamsu Rizal menyatakan masyarakat kota Makassar cukup pantas merasa puas dengan kinerja Ilham selama memimpin Makassar. Salah satu alasannya karena Ilham sukses mengangkat pendapatan perkapita masyarakat dari tahun ke tahun. "Tingkat kepuasan masyarakat Makassar pada Ilham saat ini mencapai 88 persen. Itu sangat wajar karena rata-rata peningkatan pendapatan perkapitan masyarakat 16 persen per tahun," kata Syamsu Rizal.
Begitu juga dari segi indeks pembangunan manusia (IPM) Makassar naik dari peringkat 7 ke peringkat enam nasional. Untuk Indonesia timur, Makassar berada pada peringkat pertama pembangunan IPM. (hamsah umar)

Pendapatan Perkapita Makassar (BPS):

2004: 11,22 juta per tahun (17 persen)
2005: 13,09 juta per tahun (11 persen)
2006: 14,48 juta per tahun (14 persen)
2007: 16,57 juta per tahun (25 persen)
2008: 20,79 juta per tahun (16 persen)
2009: 24,05 juta per tahun (14 persen)
2010: 27,43 juta per tahun (17 persen)
2011: 32,19 juta per tahun (16 persen)


Garuda-Na Klaim Wija to Mappideceng


*Disabut Haru Warga Bontocani

MAKASSAR, FAJAR--Banyak program tapi tidak direalisasikan tidak ingin diikuti pasangan Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi (Garuda-Na). Cagub urut 3 ini ingin semua janjinya akan direalisasikan demi mengabdikan diri pada masyarakat Sulsel.
Dengan komitmen untuk merealisasikan program yang dijanjikan ketika terpilih di pilgub Sulsel mendatang, pasangan ini mengklaim diri sebagai Wija to Mappideceng. Mappideceng adalah istilah dalam bahasa bugis yang bermakna memperbaiki, meluruskan, menyempurnakan, mencitrakan nilai-nilai yang positif untuk kemanusiaan.
"Sayang akan bekerja untuk rakyat Sulsel dan tidak akan berjanji kemudian tidak menepati karena kita adalah Wija Mappideceng dan Wija Mapparentae," ujar Rudiyanto dihadapan masyarakat Kecamatan Kahu, Bone saat pasangan ini menggelar silaturahmi, Rabu, 19 Desember.
Di Bone, Garuda-Na menyisir sejumlah kecamatan yang berbatasan dengan Sinjai seperti Kecamatan Patimpeng, dan Kecamatan Bonto Cani. Di Patimpeng, Garuda-Na menggelar silaturahmi dengan ribuan masyarakat setempat yang setia menanti kedatangannya. Di hadapan warga, Rudi bernostalgia dengan keluarga besarnya. Dia berjanji tidak akan mempermalukan masyarakat Patimpeng di pilgub Sulsel 2013 ini.
Garuda-Na juga menyapa warga Desa Pammusureng dan Desa Pattuku Kecamatan Bontocani. Di daerah yang belum tersentuh jalan aspal dan jaringan listrik PLN ini, dia banyak menerima keluhan masyarakat yang belum merasakan nikmatnya kue pembangunan di Sulsel.
Bahkan banyak di antara masyarakat yang menyindir program pendidikan dan kesehatan gratis pemprov saat, dengan menyebut dirinya tidak pernah tahu di provinsi ini ada program pendidikan dan kesehatan gratis. Juga mereka merasa iri dengan masyarakat Sinjai yang telah menerapkan pendidikan dan kesehatan gratis dengan baik.
Rudi pun berjanji akan membuat program yang bisa dinikmati seluruh masyarakat Sulsel termasuk warga Bontocani, yang selama ini merasa jauh dengan sentuhan pembangunan. Kehadiran Rudiyanto sangat dielu-elukan masyarakat Bontocani. Dia bahkan disambut langsung kepala desa Pammusureng dan Pattuku.
Meski sosialisasi di daerah ini malam hari, antusiasme masyarakat untuk bertemu dengan Garuda-Na cukup tinggi. "Beberapa di antaranya orang tua meneteskan air mata haru karena sangat gembira menyambut kedatangan Rudi yang memang masih bagian dari keluarga besar mereka," kata jubir Garuda-Na, Nasrullah Mustamin.
Di desa ini, Garuda-Na ikhlas memenuhi harapan masyarakat untuk menginap di desanya. (hamsah umar)