Powered By Blogger

Selasa, 30 Oktober 2012

Verifikasi Faktual Buktikan Keabsahan 16 Parpol


MAKASSAR, FAJAR--Komisi Pemilihan Umum Sulsel segera melakukan verifikasi faktual terhadap 16 partai politik, yang telah dinyatakan lolos syarat administrasi.
Sebelum melakukan verifikasi faktual terhadap 16 parpol yang lolos administrasi itu, KPU Sulsel terlebih dahulu akan memanggil pengurus 16 parpol tersebut yang dijadwalkan Selasa, 30 Oktober. Pertemuan dengan 16 pengurus parpol ini akan dilakukan untuk menyosialisasikan teknis pelaksanaan verifikasi faktual.
Verifikasi faktual yang akan dilakukan KPU Sulsel terhadap 16 partai politik ini, untuk membuktikan keabsahan dokumen yang telah diserahkan parpol tersebut kepada KPU.  Ada tiga hal yang akan menjadi objek verifikasi faktual KPU yakni struktur pengurus, keterwakilan 30 persen perempuan dalam kepengurusan, serta keberadaan kantor atau sekretariat parpol.
"Jadi inilah yang akan kita verifikasi, apakah dokumen yang sudah disampaikan ke KPU sudah sesuai atau malah ada yang tidak benar. Kantor misalnya jangan sampai partai itu tidak ada kantornya," kata Ketua Devisi Teknis Pemilu KPU Sulsel, Ziaur Rahman Mustari.
Sebagaimana diketahui, 16 parpol yang lolos administrasi itu masing-masing, Partai Nasdem, PDIP, PKB, PBB, Partai Hanura, PAN, Golkar, PKS, Gerindra, PDP, PKPI, Demokrat, PPP, PKBIB, PPRN dan PPN.
Direktur Eksekutif Insert Institute, Muh Aris porpol yang tidak lolos administrasi oleh KPU membuktikan bahwa partai tersebut tidak serius untuk mengurus partainya. Bahkan, partai itu banyak hanya hanya berpikir lokal bukan berpikir secara nasional.
"Kalau partai serius, mereka tentu akan mempersiapkan diri dan memenuhi syarat kepengurusan 100 persen tingkat provinsi, 75 persen kabupaten, dan 50 persen kecamatan. Syarat ini memang menjadi tantangan besar semua partai politik," kata Aris.
Aris memastikan, sembilan parpol yang ada senayan saat ini masih akan mendominasi perolehan suara pemilu 2014 mendatang. Kemampuan untuk tembus parliementary treshold 3,5 persen, juga akan menjadi pembuktian parpol nonparlemen tersebut memiliki marketing partai dan jaringan yang baik.
"Syarat untuk menyatakan partai itu serius mengurus dirinya ketika mampu memenuhi syarat administrasi 100 persen, 75 persen, dan 50 persen semua tingkatan. Tanpa itu, memang partai akan sulit untuk lolos verifikasi. Dan yang tidak lolos inilah yang tidak memenuhi syarat pada setiap tingkatan itu," urai Aris. (hamsah umar)      

Tidak ada komentar:

Posting Komentar