Powered By Blogger

Kamis, 24 November 2011

Enam Tersangka Unhas Diinterogasi Malam


MAKASSAR, FAJAR--Enam mahasiswa Unhas yang dijadikan tersangka penyidik Polrestabes Makassar, dalam kasus bentrokan antarfakultas diinterogasi tim komisi disiplin (komdis) Unhas Rabu malam.
Informasi yang diperoleh, enam mahasiswa yang ditahan karena kepemilikan senjata tajam ini, diperiksa selama beberapa jam oleh tim komdis usai salat isya. Sama dengan mahasiswa lainnya, pemeriksaan dilakukan komdis untuk mencari tahu mahasiswa yang memicu tawuran, perusakan, pembakaran, maupun yang tertangkap kamera memiliki senjata tajam.
Informasi yang diperoleh, dua mahasiswa yang tertangkap tangan membawa parang dan golok sempat mengeluh di depan komdis. Dia berdalih kalau benda tajam tersebut baru saja akan dikembalikan setelah dia melakukan kegiatan pendakian. Maklum kedua mahasiswa itu tergabung dalam Mahasiswa Pencinta Alam.
Wakasatreskrim Polrestabes Makassar, Kompol Anwar HS membenarkan pemeriksaan enam tersangka oleh komdis Unhas. Dalam pemeriksaan itu, pihaknya juga sempat mendampingi tim dari Unhas saat proses pemeriksaan berlangsung. "Malam baru tim Unhas berkesempatan datang, makanya proses pemeriksaan dilakukan malam hari," kata Anwar.
Terhadap enam mahasiswa ini, Anwar menegaskan bahwa polisi dalam waktu dekat akan melimpahkan berkas tersangka ke pihak kejaksaan, apalagi pemeriksaan saksi dan bukti pendukungan yang dibutuhkan sudah dianggap cukup.
Dalam kasus bentrokan antarfakultas di Unhas beberapa waktu lalu itu, komdis Unhas sejauh ini mengaku masih kesulitan mendeteksi nama mahasiswa yang melakukan pembakaran kampus, merusak, maupun yang menjadi provokator dalam kasus ini. 
Wakil Rektor III Unhas, Nasaruddin Salam menegaskan bahwa kesulitan itu karena belasan mahasiswa yang telah diperiksa mengaku tidak mengetahui sekitar 40 gambar yang telah diperlihatkan. "Cuma apakah benar tidak tahu atau pura-pura tidak tahu. Tapi kita juga sudah peringatkan mahasiswa kalau ketahuan bahwa mereka menyembunyikan identitas rekannya, maka  itu juga akan menjadi catatan bagi mahasiswa yang diperiksa," kata Nasaruddin.
Sejauh ini, Unhas sudah memeriksa belasan mahasiswa terkait kasus perkelahian antarmahasiswa ini. Namun, sejauh ini komdis mengaku belum mengidentifikasi mahasiswa yang ditengarai terlibat.
Yang pasti, Nasaruddin menegaskan bahwa mereka yang terbukti nantinya baik yang memiliki senjata tajam, perusakan, pembakaran, dan pemicu bentrokan akan diberikan sanksi keras berupa pemecatan.  (hamsah umar)                     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar