Powered By Blogger

Minggu, 27 Januari 2013

Balas di Pilwalkot Makassar


MAKASSAR, FAJAR--Kekalahan Demokrat di pilgub Sulsel (quick count), harus menjadi pelajaran untuk lebih memaksimalkan kerja-kerja politik, terkhusus menghadapi pilwalkot Makassar yang dijadwalkan 18 September mendatang.      
Sekiranya hasil pleno KPU Sulsel 30 Januari mendatang sama dengan hitung cepat lembaga survei, peluang terbesar Demokrat untuk membalas kekalahan itu ada di Makassar. Apalagi, kalau mengacu pilgub Sulsel, di Makassar Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA) tetap mengungguli petahana.
Peluang untuk membalas kekalahan Demokrat dari Golkar di pilgub Sulsel pada pilwalkot Makassar mendatang memang cukup terbuka. Apalagi, kekuatan Golkar dan Demokrat di Makassar hanya berbeda tipis. Melihat hasil pileg 2009 lalu, Golkar hanya mampu mendapat 11 kursi, atau hanya unggul dua kursi dari Demokrat yang mendapat jatah 9 kursi.
Ketua DPC Demokrat Makassar, Adi Rasyid Ali (ARA) mengaku kader Demokrat Makassar saat ini masih tetap fokus di pilgub. Kubu IA masih tetap yakin pemenang pilgub Sulsel akan berpihak pada pasangan ini. "Saya kira kita tetap Semangat Baru, Insya Allah kita akan menang," kata ARA, malam tadi.
Untuk pilwalkot Makassar kata dia, Demokrat juga sudah memikirkan kerja-kerja politik dimana mesin partai tetap akan jalan. Kendati sampai penetapan pilgub, kerja politik partai berlambang Mercy ini belum ada yang mengurus masalah pilwalkot. Namun setelah pilgub, Demokrat tentu akan mulai memikirkan bagaimana kerja-kerja politik yang lebih maksimal lagi.
Salah satunya, adalah merampungkan konsolidasi infrastruktur partai utamanya pengurus anak ranting atau tingkat RT/RW. Sejauh ini, kepengurusan Demokrat di Makassar yang sampai tingkat RT/RW ini baru berkisar 85 persen.
ARA tidak menampik asumsi yang menyebut bahwa pilwalkot Makassar bisa menjadi ajang pertarungan Demokrat-Golkar ketika diukur dari kekuatan partai. "Saya kira pilwalkot sangat memungkinkan kita menangkan apalagi kan di pilgub juga kita menang. Kalau pun hasil pilgub seperti yang diperkirakan quick count, Demokrat Makassar tidak akan terpengaruh di pilwalkot," tandas ARA.
Sekadar mengingatkan, untuk pilwalkot Makassar, sejumlah kader Demokrat sudah banyak digadang-gadang maju. Selain ARA, kader lain seperti Wakil Ketua DPD Demokrat Sulsel, Andry Arief Bulu, Idris Manggabarani, Haidar Madjid adalah kader kuat untuk mengendarai partai ini. (hamsah umar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar