Powered By Blogger

Senin, 28 Januari 2013

Erwin Libatkan Enam Profesor


MAKASSAR, FAJAR--Seleksi calon wakil wali kota Makassar yang dilakukan Erwin Kallo akan melibatkan sedikitnya enam guru besar di Makassar. Mereka yang memiliki skoring tinggi akan berhak mendampingi pengacara dan konsultan properti ini bertarung di pilwalkot Makassar.
Profesor yang akan dilibatkan menguji cawawali ini berasal dari latar berlakang atau ahli yang berbeda seperti dari hukum, teknik, ekonomi dan bidang keahlian lainnya. Sejauh ini, dari sejumlah profesor yang diminta kesiapannya, yakni dosen UMI Makassar, Prof Dr Hambali Thalib. "Beberapa lainnya masih kita menunggu konfirmasinya. Ini kita harus pahami memang karena mereka ada kesibukan," kata Ketua Tim Pemenangan Erwin Kallo, Faizal Habib.  
Faizal menyebut, pelibatkan sejumlah guru besar melakukan fit and propert test ini dilakukan agar tokoh yang disaring sebagai pendamping Erwin ini betul-betul memiliki kualitas dan kemampuan yang memadai. Apalagi, membangun Makassar sebagai salah satu kota besar membutuhkan manajemen yang baik.        
Tercatat 321 orang yang disebut-sebut telah mengambil formulir di Sekretariat Erwin Kallo Centre (EKC) Jalan Lagaligo Makassar. Angka ini diluar perkiraan tim pemenangan yang tadinya memperkirakan hanya dikisaran 100 orang. Tokoh-tokoh yang telah mengambil formulir ini diberi kesempatan melengkapi berkas yang disyarakatkan hingga 3 Februari mendatang.
Tokoh yang berminat menjadi wakil Erwin di pilwalkot Makassar ini berasal dari berbagai kalangan baik politisi, pengusaha, mantan pejabat, akademisi dan lainnya. Bahkan Faizal menyebut ada dua dekan salah satu perguruan tinggi di Makassar yang ikut mendaftar, hanya saja Faizal enggan membebernya sebelum proses seleksi dimulai. Apalagi tokoh yang mengambil formulir itu belum tentu mengembalikannya.
Namun informasi yang diperoleh, salah seorang dosen UNM Makassar, Dr Sukardi Weda ikut mengambil formulir. Ada juga suporter PSM, Harry Patti yang ikut mengambil formulir.
Faizal menyebut, sebelum uji kelayakan dilakukan, para cawawali ini akan terlebih dahulu mengikuti technical meeting dengan Erwin Kallo, dalam rangka membahas hal-hal yang perlu disiapkan calon, kriteria yang akan dinilai serta model skoring. Dari uji kelayakan ini akan disaring paling maksimal separuh dari yang mendaftar untuk diseleksi tahap kedua.
"Hasil terakhir mungkin hanya 10 orang yang akan kita lempar ke publik dalam bentuk poling SMS. Dari situ akan kita lihat siapa yang paling layak mendampingi Erwin Kallo," tambahnya. (hamsah umar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar