Powered By Blogger

Jumat, 11 Januari 2013

Garuda-Na: IA-Sayang Tidak Tegas


*Soal Bentrok Pendukung

MAKASSAR, FAJAR--Bentrok antara pendukung pasangan urut 1, Ilham Arief Sirajuddin-Aziz Qahhar Mudzakkar (IA), dengan pendukung petahana, Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang) disesalkan pasangan Andi Rudiyanto Asapa-Andi Nawir Pasinringi (Garuda-Na).
Pasangan urut 3 ini menilai peristiwa tidak semestinya terjadi, sekiranya kedua pasangan ini memiliki jiwa kepemimpinan yang tegas. Garuda-Na yakin ketika kedua lawan politiknya ini tegas dan menginstruksikan pendukungnya tidak turun atau berkumpul, bentrokan ini tidak akan terjadi.
"Ini kan yang jadi pertanyaan, kalau pendukungnya saja sudah tidak mau mendengar kedua cagub ini, bagaimana dengan masyarakat Sulsel. Kejadian ini kan menjadi salah satu bukti bahwa pendukung mereka itu sudah tidak mau mendengar dia. Ini juga tidak lepas karena keduanya tidak memiliki jiwa kepemimpinan yang tegas," kata jubir Garuda-Na, Nasrullah Mustamin.
Penilaian Garuda-Na ini karena sejak awal kata dia, masing-masing tim maupun penyelenggara sudah bersepakat untuk tidak mengerahkan massa, mulai dari pemaparan visi misi hingga debat yang berlangsung kemarin. Tapi fakta berkata lain kedua pasangan ini tetap mengerahkan massa. Mustahil kata Nasrullah dua pasangan ini tidak tahu ada pergerakan massa pendukungnya.
"Jangan karena ingin memperlihatkan mereka adalah calon kuat sehingga kesepakatan yang dicapai diabaikan. Ini saya kira warning bagi kita semua, agar komitmen pilgub damai betul-betul dijaga, bukan sekadar di atas kerta atau pernyataan melalui media saja," tambah Nasrullah.
Tim Garuda-Na juga meminta pihak kepolisian untuk tegas terhadap persoalan ini, dan meminta pelaku yang melakukan penganiayaan diproses hukum. "Kalau memang ada korban, pelaku harus dihukum. Polisi tidak boleh membiarkan itu karena saya kira siapa yang  melakukan itu kita tahu," tandas Nasrullah.       Cagub Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin mengimbau pendukungnya tidak bereaksi menyusul bentrokan antara pendukungnya dengan pendukung Sayang di Jalan Haji Bau kemarin.
"Saya mengimbau semua simpatisan Ilham-Aziz tetap  tenang. Jangan ada  yang terpancing, jangan ada  pembalasan, tidak boleh hanya karena pilgub, Makassar tercederai," imbuh Ilham, sesaat setelah terjadi bentrokan.
Tidak lupa, dia juga berharap pihak kepolisian bekerja ekstra menjaga keamanan di Makassar, dan meminta polisi mengusut apa yang menjadi pemicu bentrokan ini.
Dari pihak IA sendiri mengaku kalau kejadian ini bermula saat massa Sayang berkumpul di perempatan Haji Bau, Cendrawasi, Arief Rate. Saat bersamaan, lima pengendara sepeda motor pendukung IA melintas di perempatan tersebut. Di tempat ini ada pihak kepolisian yang mengatur lalu lintas.
Salah seorang pendukung IA tadi tiba-tiba berhenti karena mesin motor yang dikendarainya mati. Keempat rekannya mencoba membantunya dan saat bersamaan botol air mineral, bambu serta benda padat lainnya  melayang dari arah pendukung Sayang dan mengenai pendukung IA. Pendukung IA pun menghindar dan melarikan diri.
Seorang pendukung IA yang coba mendorong motornya menjadi bulan-bulanan massa Sayang. Motornya ikut menjadi sasaran aksi brutal massa yang berbaju hitam. (hamsah umar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar