Powered By Blogger

Senin, 12 September 2011

Bentrokan Mahasiswa Pecah di Unhas


MAKASSAR--Bentrok antarmahasiswa kembali pecah di Universitas Hasanuddin Makassar, Senin, 12 September. Bentrok yang dimulai sekira pukul 13.30 itu,  melibatkan mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Sosial dan Politik (Sospol).
Para mahasiswa yang terlibat bentrokan itu saling lempar batu dan benda berbahaya lainnya. Untungnya, dalam bentrokan tersebut tidak ada mahasiswa yang dilaporkan menjadi korban. Ulah tidak terpuji yang dipertontonkan pemuda intelektual ini terjadi di samping gedung Perpustakaan Unhas. 
Informasi yang dihimpun, bentrokan diduga dipicu dendam lama. Bahkan sebelum bentrokan terjadi, sempat berhembus isu kalau ada mahasiswa dari salah satu fakultas yang dipukul oleh mahasiswa dari fakultas lain. Isu inilah yang kemudian membuat mahasiswa dari kedua fakultas tersebut melakukan serangan.
Bentrokan sesama mahasiswa ini berlangsung sekira satu jam. Situasi baru bisa reda setelah puluhan anggota Polsekta Tamalanrea dikerahkan untuk mengamankan situasi. Pengamanan aksi bentrokan ini bahkan dipimpin langsung oleh Kapolsekta Tamalanrea, Kompol Amiruddin.
Rektor Unhas, Prof A Idrus Patturusi dan Pembantu Rektor III Unhas, Ir Nasaruddin Salam juga turun langsung menenangkan para mahasiswa. Informasi yang berkembang, sebelum bentrok terjadi, mahasiswa dari kedua kubu tersebut sempat saling menyusupi. 
Idrus menegaskan, bentrokan mahasiswa ini diduga adanya pihak tertentu yang ingin memanfaatkan momen, apalagi bentrokan ini sudah sering kali terjadi bahkan Fakultas Teknik pernah dibakar akibat bentrokan. " Sudah dua tahun kita antisipasi perkelahian ini, kali ini kecolongan", kata Idrus 
Untuk mengantisipasi bentrokan berulang, pihak Unhas bekerja sama dengan kepolisian akan melakukan pengamanan yang lebih ketat. Polisi juga berjanji akan melakukan penyelidikan untuk mencari mahasiswa yang menjadi provokator dalam peristiwa ini. "Koordinasi dengan pihak kampus akan kita lakukan untuk menangkap mahasiswa yang ditengarai menjadi provokator bentrokan," tegas Amiruddin. (hamsah umar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar