Selasa, 10 Juli 2012

Berduka di Selayar, Rumah Terbakar


MAKASSAR, FAJAR--Dua rumah di Jalan Sejiwa, Kelurahan Karuwisi Panakkukang ludus dilalap Api, Senin, 9 Juli sekira pukul 20.00 Wita. Kendati tidak menimbulkan korban jiwa, namun kebakaran ini menimbulkan kerugian puluhan juta.
Dua pemilik rumah yang menjadi korban kebakaran ini diidentifikasi bernama Muh Faizal dan Halimah. Kedua rumah tersebut dengan cepat hangus karena bangunan terbuat dari kayu utamanya rumah milik Halimah yang disewakan menjadi delapan petak. Penyebab kebakaran masih simpan siur, ada yang menyebut karena faktor tabung gas dan koslet.
Berdasar informasi sejumlah saksi, sumber api pertama kali dari rumah Muh Faizal. Saat kejadian berlangsung, rumah yang satu ini sedang kosong karena ditinggal penghuninya ke Selayar. Keluarga Faizal sedang melayak ke rumah keluarganya di Selayar yang sedang berduka. "Ada keluarga yang meninggal di Selayar makanya di saat ini berada di Selayar," kata salah seorang paman Faizal, Dg Sijarra.
Seluruh perabot yang ada di dua rumah tersebut ludes dimakan api. Para korban termasuk yang sedang menyewa di rumah Halimah tidak bisa menyelamatkan barang berharga mereka karena api cepat membesar. Sebagian penghuni lain sedang berada diluar atau masih berada di tempat kerja. "Rumah sudah hangus baru saya tiba dari kerja," kata salah seorang penghuni kos, Isa.
Untungnya dua anak isa yang masih bocah selamat dari peristiwa kebakaran ini yakni Elki dan adiknya Ikra. Elki (2) yang baru berusia sekitar 6 tahun berinisiatif menyelamatkan adiknya saat api sedang berkobar. "Alhamdullilah dua anak saya selamat. Elki sendiri yang gendong adiknya keluar dari rumah," kata Isa bahagia.
Meski di lokasi kebakaran termasuk daerah yang padat penduduk, namun petugas pemadam yang cepat datang berhasil menjinakkan api sebelum merembes ke rumah penduduk lainnya. Satu rumah milik Usman turut dirusak warga dan petugas pemadam kebakaran. Rumah tersebut rusak karena digunakan warga menyiram kobaran api.
Camat Panakkukang, Sri Susilawati menyatakan pemerintah kecamatan dan kelurahan saat ini masih mendata jumlah korban dan kerugian material dalam kebakaran ini. Berdasar data yang diperoleh, akibat kebakaran ini sedikitnya 21 jiwa warga kehilangan tempat tinggal. "Kita sedang mendata siapa saja korbannya dan kerugiannya," kata Sri Susilawati.
Susilawati mengaku belum tahu pasti penyebab kebakaran dua rumah warganya itu. Namun kalau berdasar keterangan saksi, ada dugaan kebakaran akibat hubungan arus pendek apalagi rumah milik Faizal yang menjadi sumber api sedang kosong. "Jadi kemungkinannya arus pendek," kata Susilawati. (hamsah umar)      

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar