Powered By Blogger

Senin, 19 November 2012

Termiskin, Aziz Merasa Cukup Kaya


*Diarak Tarian Rebana di Enrekang

MAKASSAR, FAJAR--Kendati jumlah kekayaan cawagub Sulsel, Aziz Qahhar Mudzakkar dilaporkan hanya berkisar Rp400 juta, cawagub pendamping Ilham Arief Sirajuddin ini tetap merasa cukup kaya dengan kekayaan sebesar itu.
"Meski disebut sebagai termiskin, sebenarnya itu masih  kaya. Harta saya sekitar Rp400 juta itu mungkin yang dimaksud rumah saya di Jakarta," kata Aziz saat berbicara di depan ratusan warga Enrekang pada acara pengajian KPPSI di kampung Saruran, Kecamatan Baraka, Enrekang, Minggu, 18 November.
Satu-satunya rumah yang dimiliki Aziz yakni rumah tipe 36 yang ada  di Jakarta. Di Makassar, Aziz hanya tinggal di pesantren Hidayatullah Bumi Tamalanrea Permai (BTP).
Aziz mencontohkan keteladanan salah satu pemimpin legendaris Islam yakni Umar Bin Abdul Aziz, yang dikenal miskin tapi rakyatnya sejahtera.  "Saat Umar terpilih sebagai Khalifah, negaranya tengah dilanda krisis multi dimensi.  Namun hanya sekitar dua tahun memimpin, beliau bisa menghilangkan kemiskinan di negaranya. Ketika  tim ahlinya melaporkan situasi tersebut, maka disebutkankan bahwa satu - satunya  orang yang masih miskin di negara itu adalah Umar sendiri," cerita Aziz.
Aziz juga mengisahkan keheranan Umar saat melihat istrinya tiba - tiba menggunakan baju bagus.  Saat istrinya menjelaskan bahwa baju bagus itu dibeli dari uang bulanan serta uang biaya makan yang disisihkan setiap bulan, Umar segera memanggil menteri keuangannya dan meminta gajinya di kurangi lagi karena ternyata masih ada gaji nya yang bisa dihemat oleh istrinya untuk membeli baju baru.
Salah satu konsep inti dari Islam yakni keadilan. "Tugas pemerintah adalah menegakkan keadilan, yakni menjamin setiap warga negara melaksanakan kewajiban dan memenuhi  hak - haknya, " jelasnya.
Masih di Enrekang, saat menghadiri peringatan tahun baru Islam di Desa Temban, Aziz diarak warga dengan tarian adat sejenis taburan rebana.
"Tradisi-tradisi kebudayaan seperti ini sudah sangat jarang kita temui. Menurut saya hal ini sungguh luar biasa dan saya bangga hal yang baik ini senantiasa dipertahankan," katanya.
Kerinduan warga Enrekang bertemu Aziz tak bisa terbantahkan. Selama dua hari dua malam jadwal Aziz bersilaturrahmi dan membawakan pengajian cukup padat di tempat ini seperti di Masalle, di perbatasan Tator-Enrekang yakni di Mesjid Al Halil, Rante Limbong, Desa Buntu Barana, Kecamatan Curio. (hamsah umar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar