Powered By Blogger

Kamis, 13 Desember 2012

Cagub Diberi Waktu 30 Menit


*Paparkan Visi dan Program

MAKASSAR, FAJAR--Penyampaian visi misi dan program tiga pasangan cagub-cawagub Sulsel, akan mengawali masa kampanye pilgub Sulsel periode 2013-2018.
Berdasar jadwal yang telah ditetapkan KPU serta DPRD Sulsel untuk agenda pemaparan visi misi dan program cagub, dalam sidang paripurna istimewa akan dilakukan mulai pukul 09.30-12.30 Wita, pada Sabtu, 5 Januari mendatang. Untuk agenda ini, setiap pasangan calon akan mendapatkan waktu sekitar 30 menit untuk menyampaikan visi misinya.
Kesepakatan mengenai agenda visi misi cagub Sulsel ini setelah pimpinan DPRD Sulsel, Polda Sulsel, Polrestabes Makassar, KPU Makassar, dan Panwaslu menggelar rapat koordinasi di ruang pimpinan DPRD Sulsel, Rabu, 12 Desember.  Rapat dipimpin Ketua DPRD Sulsel, HM Roem dihadiri para wakil ketua dewan, Kapolda Sulsel Irjen Mudji Waluyo, Ketua Panwaslu Sulsel Suprianto, anggota KPU Sulsel, Samsir dan pihak terkait lainnya.
Selain tenggang waktu calon memaparkan visi misinya, juga disepakati mengenai pihak yang diperbolehkan hadir dan masuk di ruang paripurna. Masing-masing calon bisa membawa keluarga 10 orang sedang tim kampanye, simpatisan dan lainnya 60 orang.              
Ketua DPRD Sulsel, HM Roem menyatakan 30 menit waktu yang disiapkan kepada calon ini sudah maksimal. "Tidak baik juga kalau terlalu lama jangan sampai mereka kehabisan bahan. Akan lebih bagus kalau calon masih mau bicara tapi waktunya sudah habis. Tadi saya ketemu salah satu calon yakni Pak Rudiyanto, dan dia katakan kalau 30 menit itu sudah bagus," kata Roem.
Pemaparan visi misi cagub Sulsel ini juga akan dihadiri 24 bupati/wali kota se-Sulsel, 24 ketua DPRD se-Sulsel, tokoh lintas agama, pimpinan media, pimpinan perguruan tinggi, pihak BUMN/BUMD dan pihak yang dianggap penting lainnya. Total undangan yang disiapkan DPRD Sulsel berkisar 420 orang.
Terhadap pendukung masing-masing calon yang datang tanpa undangan, DPRD Sulsel akan menyiapkan tiga layar diluar halaman gedung DPRD Sulsel. Ini untuk mengantisipasi adanya pendukung calon yang turut hadir. Tadinya, DPRD Sulsel berharap halaman DPRD Sulsel juga bisa digunakan massa pendukung untuk menyaksikan pemaparan visi ini, tapi karena dikhawatirkan menimbulkan hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian, DPRD, KPU, dan Panwaslu sepakat halaman DPRD harus steril dari massa.
Berapa banyak jumlah petugas kepolisian yang akan dilibatkan polda mengamankan pemaparan visi ini, Kapolda Sulsel Irjen Mudji Waluyo belum memastikan jumlahnya.  "Nanti setelah natal baru kita tentukan. Yang penting kita pikirkan keamanannya dulu," kata Mudji.
Anggota KPU Sulsel, Samsir berharap pasangan calon gubernur tidak perlu mengerahkan pendukungnya saat pemaparan visi misi. Cukup menyaksikan melalui layar televisi apalagi DPRD Sulsel ingin visi misi ini disiarkan langsung salah satu televisi di daerah ini.
"Karena kalau alasan ingin tahun seperti apa program calonnya. Saya kira sekalipun visi dan program calonnya jelek, tetap juga akan memilih jagoannya. Karena apapun kondisi jelas akan memilih jagoannya, sehingga kalau pendukung mau dikerahkan saya kira tidak perlu," imbuh Samsir.  (hamsah umar)  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar