Powered By Blogger

Rabu, 05 Desember 2012

DPRD Sulsel Dipastikan 85 Kursi


MAKASSAR, FAJAR--Jumlah kursi DPRD Sulsel yang akan diperebutkan calon legislatif (caleg) pemilu 2014 dipastikan jadi 85 kursi. Data Agregat Kependudukan per-Kecamatan (DAK2) Sulsel memastikan angka di atas 9,2 juta jiwa.
DAK2 untuk pileg 2014 mendatang ini, rencananya akan diserahkan Pemprov Sulsel ke KPU Sulsel dan 24 KPU kabupaten/kota di Sulsel, di Rujab Gubernur Sulsel, Kamis, 6 Desember. Sebelumnya, DAK2 tersebut diserahkan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) ke pemprov beberapa waktu lalu.
Kepala Biro Pemerintahan Umum Pemprov Sulsel, Andi Hasbi Nur yang dikonfirmasi membenarkan rencana penyerahan DAK2 pileg 2014 ini ke KPU se-Sulsel. "Angka pastinya saya tidak hapal, tapi jumlahnya di atas 9,2 juta jiwa," kata Hasbi Nur.
Hasbi menyebut, penyerahan DAK2 untuk pemilu 2014 ini dilakukan serentak, termasuk rincian per kabupaten. Rekapitulasi DAK2 dari 24 kabupaten/kota di Sulsel akan diserahkan pemprov ke KPU Provinsi, begitu juga DAK2 kabupaten/kota di serahkan masing-masing perwakilan pemerintah daerah ke KPU kabupaten.
Rencananya, penyerahan DAK2 pemprov Sulsel ke KPU ini akan diserahkan langsung gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo ke KTU KPU Sulsel, Jayadi Nas pukul 13.00 Wita. "Tapi penyerahan ini tidak harus dilakukan oleh gubernur kalau misalnya berhalangan," lanjutnya.
Dengan kepastian jumlah DAK2 pemprov Sulsel sebesar 9,2 juta jiwa ini, jumlah kursi di DPRD Sulsel bertambah sepuluh. "Kalau memang angkanya di atas 9 juta yang diserahkan nanti, sudah pasti jumlah kursi dan dapil di Sulsel akan mengalami perubahan pada pemilu 2014. Nanti kita lihat lah berapa besar DAK2 yang diserahkan pemprov," kata Ketua Devisi Teknis Pemilu KPU Sulsel, Ziaur Rahman Mustari.
Dia juga membenarkan, penyerahan DAK2 Sulsel ini akan dihadiri oleh semua ketua KPU se-Sulsel. Saat ini, para pimpinan komisioner KPU kabupaten/kota di sudah berada di Makassar setelah sebelumnya mengikuti rapat koordinasi rencana verifikasi faktual 18 parpol di Sulsel. (hamsah umar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar