Powered By Blogger

Senin, 11 Februari 2013

DPP Golkar Anulir Muslimin-Amiruddin


MAKASSAR, FAJAR--Ketua Umum DPP Golkar, Aburizal Bakrie akhirnya mengalah dan menganulir SK atau rekomendasi pencalonan Muslimin Bando-Amiruddin sebagai pasangan cabup Enrekang periode 2013-2018.
Rekomendasi DPP nomor R.426/Golkar/I/2013, tentang pengesahan pasangan calon kepala daerah Enrekang ini resmi dianulir, setelah mendapat perlawanan keras dari Golkar Sulsel dan Enrekang. Dengan demikian, untuk sementara pasangan Muslimin-Amiruddin batal diusung Golkar di pemilukada Enrekang mendatang.
Proses penjaringan calon bupati Enrekang di Golkar kembali akan dilakukan seseuai petunjuk pelaksanaan (juklak)  No.13 Tahun 2011 tentang pemilihan kepala daerah, dimana salah satu tahapan yang harus dilewati adalah pendaftaran calon di Golkar Enrekang. Calon yang ingin mengendari partai in harus mendaftar baik itu kader maupun nonkader.
Kabar SK/rekomendasi pencalonan Muslimin-Amiruddin dianulir Aburizal Bakrie ini dibenarkan Koordinator Wilayah (Korwil) Indonesia Timur Bappilu DPP Golkar, Fadel Muhammad. Mantan gubernur Gorontalo ini membenarkan DPP telah menganulir rekomendasi pasangan cabup Enrekang, yang sebelumnya dianggap tidak sesuai mekanisme.
"Ya benar (dianulir) karena pernyataan di koran-koran. Sudah ada petunjuk dari Ketua Umum DPP Golkar, Aburizal Bakrie," kata Fadel Muhammad, tadi malam.
Fadel menyatakan, DPD Golkar Sulsel sudah melakukan pertemuan dengan Aburizal Bakri dalam hal ini Syahrul Yasin Limpo, termasuk Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel, HM Roem. "Silahkan tanya juga ke Pak Roem karena beliau juga sudah ketemu dengan Ketum ARB (Aburizal Bakrie," tambah Fadel Muhammad.
Koordinator Daerah (Korda) Enrekang DPD Golkar Sulsel, Ian Latanro yang dikonfirmasi terpisah juga membenarkan keputusan DPP menganulir rekomendasi penetapan cabup Enrekang. "Kita bersyukur jika ditinjau kembali agar bisa dikembalikan pada mekanisme yang benar," kata Ian Latanro.
Dia menegaskan, Golkar Enrekang adalah partai pemenang pemilu di daerah itu sehingga wajib hukumnya mengusung kader di pemilukada Enrekang. Dia menyatakan partai ini memiliki stok untuk diusung di daerah ini.
Ketua DPD Golkar Enrekang, La Tinro La Tunrung yang dikonfirmasi terpisah mengaku belum mendapat informasi resmi dari DPP maupun Golkar Sulsel. Namum, dia menyambut baik sikap DPP yang menganulir penetapan cabup Golkar Enrekang ini.
"Belum dapat kabar itu, tapi kalau itu benar adanya saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada DPP kalau sudah menganulirnya. Itu sangat kita apresiasi agar bagaimana proses pencalonan di Golkar Enrekang ini tetap mengacu mekanisme yang ada," kata La Tinro.
La Tinro mengaku pihaknya segera menindaklanjuti keputusan DPP Golkar dalam bentuk pleno ketika SK yang membatalkan rekomendasi sebelumnya itu sudah diperoleh. Dia pun menyatakan, sesuai mekanisme partai, Golkar Enrekang terlebih dahulu akan membuka proses pendaftaran calon bupati/wakil bupati.
"Setelah proses di DPD Golkar Enrekang tahapannya selesai semua, kita serahkan ke DPD I untuk selanjutnya dibawa ke DPP. Di DPP penetapannya juga tetap melibatkan DPD I," katanya.
Dia pun meminta kader Golkar agar apa pun hasil yang ditetapkan DPP Golkar mendatang setelah proses penjaringan calon dilakukan Golkar Enrekang bisa diterima, tanpa melihat siapa kader yang diusung. "Jadi penetapan calon nanti yang kita godok sesuai mekanisme partai, harus diterima siapa pun yang diusung. Partai harus solid walau misalnya kembali ke calon yang sebelumnya sudah direkomendasi," kata La Tinro. (hamsah umar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar