Powered By Blogger

Selasa, 05 Februari 2013

Muslimin Diisukan Mundur di PAN


MAKASSAR, FAJAR--Isu tidak sedang menyertai penetapan Ketua DPD PAN Enrekang, Muslimin Bando sebagai cabup Enrekang di Partai Golkar. Kandidat bupati terkuat di Enrekang ini diisukan mundur dari PAN.  
Kendati, isu tersebut langsung dibantah oleh Muslimin Bando. Saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya tadi malam, kader PAN yang juga sempat menantang La Tinro La Tunrung di pemilukada Enrekang sebelumnya ini dengan tegas membantah kabar tersebut. Kendati, Muslimin menolak bicara banyak mengenai isu yang berkembang tersebut.
"Tidak benar saya mundur dan saya kira tidak ada seperti itu. Tapi tidak usah dulu lah ada komentar, karena saat ini suasana galau. Nanti kalau sudah saatnya atau dalam waktu dekat kami komentar, kalau saat ini kalau bisa tidak usah dulu ada pernyataan," kata Muslimin.
Di kalangan pengurus DPW PAN Sulsel mereka juga sudah mendengar kabar yang menyebut Muslimin mundur dari PAN. Pasalnya, sejauh ini belum ada pernyataan resmi yang disampaikan kepada PAN Sulsel baik secara lisan maupun dalam bentuk tertulis.
"Kalau di internal PAN Sulsel informasi itu memang ada tapi masih simpan siur. Kita belum ada kabar resmi soal itu. Kami juga tidak bisa memastikan karena jangan sampai memang dia sudah buat pernyataan, tapi kita mau pastikan dulu kebenarannya," kata Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Irfan AB.
Kalau pun isu tersebut benar, DPW PAN Sulsel kata dia cukup kaget dengan sikap tersebut karena selama ini PAN dan Muslimin tidak ada masalah. Bahkan untuk pemilukada Enrekang, Muslimin adalah salah satu kader PAN yang diandalkan bisa memenangkan pertarungan di pemilukada 2013 ini.
PAN Sulsel kata Irfan juga mengaku kalau baru mengetahui Muslimin ditetapkan cagub oleh Golkar setelah ramai diberitakan media. "Kaget juga karena dia tiba-tiba sudah ditetapkan Golkar," katanya.
Irfan mengaku menyambut baik dukungan Golkar terhadap Ketua DPD PAN Enrekang yang mengusungnya, namun PAN berharap dukungan Golkar ini tidak menjadi alasan Muslimin untuk meninggalkan PAN. "Kalau sekadar calon tentu tidak ada masalah, tapi kalau pindah ini saya kira yang tidak bisa kita habis pikir, kalau integritas politiknya hanya sampai seperti itu," lanjut Irfan. (hamsah umar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar